Tuesday, August 30, 2016

Kurma Muda Dipercaya untuk Program Hamil

Saya ingin menulis pengalaman umrah Mei lalu (6 Mei-16 Mei 2016) secara bertahap. Kali ini, saya ingin cerita tentang salah satu info menarik yang saya peroleh selama umroh. Salah satu jamaah umroh bernama Pak Sigit bercerita kepada saya tentang kurma muda saat kami di Perkebunan Kurma di Madinah. Saat keluar dari toko di perkebunan kurma, ia membawa satu plastik yang berisikan kurma muda. “Sayangnya hanya satu plastik, kalau ada banyak saya mau beli,” kata Pak Sigit kepada saya. Awalnya saya mengira kurma muda itu seperti kurma lainnya. Tapi teryata, teman saya mengatakan kurma muda dipercaya dapat membantu untuk program hamil.


Kurma Muda sekilas mirip anggur hijau

Kepada saya, ia bercerita setelah menikah selama empat tahun, pernikahannya tidak membuahkan anak. Berbagai upaya pun dilakukan untuk persiapan kehamilan. Ia dan istri mendatangi berbagai dokter hingga berbagai pengobatan alternatif agar cepat hamil. Berdasarkan pemeriksaan dokter, di rahim sang istri ada gangguan yang tidak memungkinkan untuk hamil. “Kami syok mendengar kabar itu,” katanya. Tapi perjuangannya untuk memperoleh anak tetap dipertahankan. Kemudian, pasangan suami istri itu diperkenalkan saudara dengan kurma muda. Kurma muda ini dipercaya dapat membantu agar cepat hamil.  Bagi pasangan yang belum memiliki anak, kurma muda dianggap berkhasiat untuk kesuburan pasangan yang belum mempunyai keturunan. Warnan kurmanya hijau dan bentuknya lebih kecil dibandingkan kurma lainnya. Rasanya lebih sepet dan agak sedikit keras. Saya sendiri belum tahu apa kandungan di kurma muda ini, tapi manfaat kurma muda sangat terkenal untuk kesuburan pasangan suami istri.

Kebetulan saat itu, saudaranya baru tiba dari umrah dan membawa pulang oleh-oleh kurma muda. Berbekal keyakinan dan tetap yakin atas kehendak Allah, pasangan suami istri itu kemudian mengkonsumsi kurma muda sebagai makanan penunjang kehamilan. Kurma muda itu dikonsumsi setiap hari. Sehari tiga hari yakni pada waktu pagi, siang dan malam. Kurma itu dihancurkan kasar, kemudian dikonsumsi langsung. Kurang dari sebulan, berkat ijin Allah, sang istri hamil anak perempuan. Dua tahun kemudian, sang istri pun kembali hamil anak perempuan. “Kami langsung datang ke dokter yang sempat mengatakan istri tak bisa hamil. Dokter takjub dengan keberhasilan kami,” katanya. 

Pohon Kurma di Perkebunan Kurma, Madinah
Keberhasilan Pak Sigit itu kemudian diketahui banyak tetangga. Saat umroh kemarin, ia dipesankan untuk membeli kurma muda untuk dibawa pulang. Nah, karena kurma muda yang dijual di toko Perkebunan Kurma sudah habis, kami pun bergegas ke halaman belakang perkebunan. Di sana ada beberapa pohon kurma yang tumbuh lebat.

Nah, di bawahnya ada berbagai buah kurma yang masih segar. Kami pun bergegas mengambil buah kurma tersebut. Setelah itu, kurma dicuci bersih. Sayangnya aps di Mekkah, buah kurma tersebuh warnanya menghitam. Mungkin karena tidak dijemur agar lebih kering dulu sehingga penyimpananya lebih awet. Tiba di Jeddah, saat hendak kembali ke Jakarta tepatnya di Mesjid Terapung, saya pun menemukan kurma muda yang dijual di sekitar Mesjid Terapung itu. Ada beberapa jamaah umroh yang juga membeli kurma muda untuk di bawa ke Jakarta. 

Sumber ASli : http://www.lidbahaweres.com/


   

1 comment:

  1. Serbuk kurma juga terkenal untuk kesuburan, begitu juga kurma muda (ruthob)
    Sudah sejak lama terkenal untuk meningkatkan kesubur.

    Kalau ada yang lagi butuh serbuk kurma untuk kesuburan pria / wanita, bisa juga dua-duanya konsumsi, beli serbuk kurma di sini << KLIK!

    Atau langsung 0813-80-262524 (Ryan) SMS/WhatsApp/Telegram/Line



    ReplyDelete